
TABANAN -VISIBALI.COM – Akibat cuaca extrim angin kencang yang disertai hujan deras mengakibatkan Bangunan Bale Gong di Pura Merajan Desa Adat Beluangan, Perean kangin, Baturiti roboh, Jumat 21 Maret 2025 dini hari .
Menurut Bendesa adat Beluangan I Ketut Sukaantera, hari Kamis, 20 Maret 2025 di wilayah Kecamatan Baturiti telah terjadi cuaca extrim berupa hujan deras disertai dengan Angin Kencang sampai dengan Jumat 21 Maret 2025.
Hal tersebut menyebabkan bangunan Bale Gong Pura Merajan Desa Adat Beluangan Roboh dan menimpa penyengker/tembok Pura Merajan sebelah timur Pura Merajan Desa Adat Beluangan sekitar pukul 02.00 Wita.
Menurut Sukaantara, Bangunan Bale Gong tersebut adalah dana ibah dari Kabupaten Badung tahun 2022 senilai Rp 1.624.000.000 yang saat ini belum selesai/masih dalam Pembangunan pembangunan.
“Akibat kejadian bencana alam tersebut nihil korban jiwa dan total kerugian material kurang lebih sebesar Rp 250.000.000,” jelas Kasi Humas Polres Tabanan IPTU IGM Berata.

Sementara itu di hari yang sama, di wilayah Selemadeg Barat terjadi tiga bencana alam. Pohon jenis pohon Suar di pinggir Jalan Nasional Jurusan Denpasar-Gilimanuk tepatnya di Desa Selabih, tumbang dan melintang di tengah jalan, namun sudah bisa di bersihkan. Kejadian ini sempatr menyebabkan jalur Denpasar- Gilimanuk macet total.
Selanjutanya, dahan pohon jenis kunyit patah dan menimpa Pelinggih Pura Gading Wani termasuk Banjar/Desa Lalanglinggah. Kerugian belum bisa diperkirakan.
Terakhir pohon jenis Taep dan 2 buah tiang listrik tumbang di Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk tepatnya Banjar/Desa. Lalanglinggah sebelah timur jembatan Tukad Balian dimana melintang di tengah jalan juga menyebakna kemacetanb di jalur nasional tersebut. (red)