Manajemen DTW Tanah Lot Dukung Pelaksanaan Karya Wraspati Kalpa di Pura Luhur Tanah Lot

TABANAN -VISIBALI.COM – Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot tengah melakukan persiapan intensif dalam menyambut pelaksanaan Karya Wraspati Kalpa di Pura Luhur Tanah Lot, yang digelar setelah rampungnya proses pemugaran Pelinggih Utama. Pemugaran ini menjadi momentum penting bagi para pengempon pura dan masyarakat, karena bangunan suci kini kembali dapat difungsikan secara utuh untuk menopang rangkaian upacara adat dan kegiatan keagamaan.
Prosesi karya yang akan jatuh pada Rabu depan diawali dengan prosesi Mendak siwi, 26 November 2025, sebagai bagian dari rangkaian upacara Wraspati Kalpa pura luhur Tanah Lot. Sebagai bentuk dukungan dan antisipasi terhadap kondisi alam, pada hari pelaksanaan karya, panitia pengempon melalui Manajemen Operasional DTW Tanah Lot turut menyampaikan perkiraan pasang–surut air laut sebagai panduan bagi para pemedek yang akan tangkil ke Pura Luhur Tanah Lot.
“Data yang kami sampaikan merupakan perkiraan yang mendekati kondisi pasang–surut di lapangan. Situasi aktual tetap dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung kondisi alam,” tegas Komang Dedy Sanjaya, selaku Ketua Pengempon Pura Luhur Tanah Lot, Rabu 26 November 2025.
Mengingat akses menuju Pura Luhur Tanah Lot sangat dipengaruhi oleh kondisi laut, para pemedek diimbau untuk senantiasa waspada, berhati-hati, serta menyesuaikan waktu tangkil dengan perkiraan pasang–surut demi keamanan dan kelancaran prosesi.
Untuk mendukung rangkaian kegiatan keagamaan, Manajemen DTW Tanah Lot telah mengerahkan dukungan operasional secara maksimal, meliputi Personel pengamanan, Petugas kebersihan, Petugas layanan informasi, Personel Balawista (penjaga keselamatan laut dan Pengaturan arus pengunjung dan penempatan pos pantau di titik-titik strategis.
“Kami telah menyiapkan dukungan teknis dan sumber daya secara optimal agar pelaksanaan pujawali berjalan lancar, aman, dan tertib. Fokus kami adalah pada pengamanan, kebersihan, serta keselamatan pemedek dan pengunjung, mengingat akses menuju pura sangat dipengaruhi oleh kondisi pasang–surut air laut. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan nyaman,” kata Manajer Operasional DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana menimpali.
Di tengah pelaksanaan karya, DTW Tanah Lot tetap beroperasi secara terbatas dan teratur, sehingga wisatawan tetap dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan spiritualitas Bali.
Selama rangkaian upacara, para pemedek turut melaksanakan ngaturan ayahan, termasuk persembahan tarian sakral, yang menjadi atraksi budaya bernilai tinggi dan menambah pengalaman spiritual sekaligus edukatif bagi wisatawan.
Bertepatan dengan momen menjelang akhir tahun, Manajemen DTW Tanah Lot juga kembali menyelenggarakan Open House bagi para driver dan tour guide, sebagaimana tradisi pada tahun-tahun sebelumnya.
Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi para pelaku pariwisata dalam mendukung kunjungan wisatawan ke Tanah Lot, sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan berbagi informasi mengenai pelayanan, kenyamanan, serta peningkatan kualitas pengalaman wisata di DTW Tanah Lot.
Melalui seluruh rangkaian persiapan ini, Manajemen DTW Tanah Lot menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi kelancaran pelaksanaan Karya Wraspati Kalpa maupun dalam menyambut peningkatan kunjungan wisatawan menjelang akhir tahun.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, serta membawa manfaat bagi umat, masyarakat adat, dan dunia pariwisata,” pungkas Sudiana.
Adapun perkiraan waktu pasang–surut adalah sebagai berikut:
No Hari/Tanggal Surut Pasang Surut Pasang
1 Rabu, 03/12/2025 (Buda Wage Langkir) 00.00–05.00 06.00–11.00 12.00–18.00 19.00–24.00
2 Kamis, 04/12/2025 (Wraspati Kliwon Langkir) 01.00–07.00 08.00–13.00 14.00–19.00 20.00–02.00
3 Jumat, 05/12/2025 (Sukra Umanis Langkir) 03.00–08.00 09.00–14.00 15.00–21.00 22.00–03.00
4 Sabtu, 06/12/2025 (Saniscara Paing Langkir) 04.00–10.00 11.00–15.00 17.00–22.00 23.00–04.00. (red)



