Keluhan Ekonomi Berujung Duka, WNA Denmark Ditemukan Meninggal di Perumahan Banyualit

SINGARAJA – VISIBALI.COM – Warga Perumahan Puri Dolphin, Banjar Dinas Banyualit, Desa Kalibukbuk, Buleleng, dikejutkan oleh temuan seorang warga negara asing (WNA) asal Denmark yang meninggal dunia di tempat tinggalnya, Selasa (10/2) sekitar pukul 11.00 Wita. Korban diketahui bernama Maja Miriam (53), kelahiran 24 Juli 1972, dan ditemukan dalam kondisi leher terlilit tali.
Kepala Seksi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, korban selama ini tinggal seorang diri di rumah tempat kejadian perkara (TKP). Penemuan bermula saat seorang petugas PDAM bernama I Dewa Made Dwi Putra datang untuk mengecek meteran air.
“Saksi sempat memanggil beberapa kali namun tidak ada jawaban. Karena pintu pagar terlihat sedikit terbuka, kemudian ia masuk ke halaman dan mendapati korban sudah tidak bernyawa dalam posisi duduk bersimpuh dengan tali melilit di bagian leher. Saksi memastikan korban sudah tidak bernapas, lalu segera memberitahukan warga sekitar,” jelas Iptu Yohana.
Setelah itu, saksi menghubungi warga sekitar yang kemudian memanggil pemilik rumah, Made Astawa. Bersama aparat desa, kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian. Berdasarkan keterangan saksi, korban telah menempati rumah tersebut selama kurang lebih empat bulan.
“Sehari sebelum ditemukan meninggal, korban sempat mendatangi rumah Made Astawa dan mengucapkan kata perpisahan yang menimbulkan kecurigaan,” imbuhnya.
Menurut keterangan warga sekitar, korban kerap mengeluhkan masalah ekonomi dan kondisi psikologis yang dialaminya. Bahkan, keluhan tersebut sering disampaikan kepada warga sekitar tempat tinggalnya. Korban juga disebut pernah mengalami stres berat.
“Sebelumnya korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri pada Desember 2025 dan berhasil diselamatkan oleh warga,” ungkap Iptu Yohana.
Petugas kepolisian dari Polsek Kota Singaraja segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan TKP dan mengumpulkan keterangan para saksi. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan berkoordinasi bersama instansi terkait serta pihak kedutaan besar Denmark.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Buleleng untuk dilakukan pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan awal dokter forensik, korban diperkirakan meninggal dunia kurang dari 24 jam sebelum ditemukan.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan untuk memastikan penyebab kematian korban dilakukan pemeriksaan menyeluruh di RSUD Buleleng,” tandasnya. (red).



