
SINGARAJA – VISIBALI.COM – Musim penghujan seringkali memicu peningkatan kasus hewan liar masuk ke rumah warga, termasuk hewan berbahaya seperti ular. Petugas unit Damkar (Pemadam Kebakaran) PLTU Celukan Bawang merespon permintaan tolong warga setelah rumahnya dimasuki ular.
Ular sepanjang 5 meter dari jenis piton masuk ke dalam rumah warga bernama Darma di Desa Tinga-Tinga, Kecamatan Gerokgak. Ular piton tersebut mendekam di kamar mandi sehingga membuat seisi rumah ketakutan. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.30 Wita.
Mendapat laporan tersebut, personil Unit Damkar PLTU Celukan Bawang langsung bergerak menuju lokasi. Setelah berhasil menemukan posisi persembunyian ular, selanjutnya dilakukan evakuasi. Proses evakuasi berlangsung cukup lama memakan waktu hingga 30 menit lebih. Dengan menggunakan peralatan berupa grab stick ular sepanjang 5 meter tersebut berhasil di evakuasi ketempat aman.
“Ini untuk pertama unit kami menangani permintaan tolong evkauasi hewan liar berupa ular,” ujar Kepala Unit Damkar PLTU Celukan Bawang, Syafrizal, Senin (23/2/2026).

Ia menyebut, saat warga meminta tolong untuk melakukan evakuasi ular yang masuk kedalam rumah sebanyak 3 personil yang dikirim. Dan hasilnya cukup memuaskan kendati mereka baru pertama malakukan tugas tersebut.
“Ular tersebut sempat membuat warga sekitar panik, namun situasi kembali kondusif setelah petugas berhasil mengevakuasi ular piton tersebut,” ujarnya.
Selain menjalankan tugas utama sebagai regu pemadam api, Syafrizal menyebut sering diminta ikut membantu kegiatan lain yang bersifat masal. Karena itu ia mengaku siap jika sewaktu-waktu menggerakkan anggotanya untuk membantu masyarakat yang bersifat emergency selain memadamkan kebakaran.
“Kedepan kemungkinan akan dilakukan penambahan pengetahuan bagi anggota selain tugas fungsi (tusi) pemadaman api dengan keterampilan menghadapi kondisi darurat lainnya,” ujarnya. (red).



