Terima Kunjungan SMA Taruna Widhya Garuda Bali, Graha Wicaksana Sampaikan Materi Pendidikan Politik dan Demokrasi

MANGUPURA – VISIBALI.COM -Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, Nyoman Graha Wicaksana menerima kunjungan siswa SMA Taruna Widhya Garuda Bali di Wantilan DPRD Badung, Rabu 25 Februari 2026.
Dalam kunjungan 219 siswa dan 4 guru pendamping ini, Graha Wicaksana didampingi Kepala Badan Kesbangpol, I Nyoman Suendi.
Kunjungan siswa SMA Taruna Widhya Garuda Bali sekaligus diisi diskusi yang dipandu oleh dr. I Gede Putra Suteja (Tenaga Ahli Komisi IV DPRD Badung) dengan narasumber Graha Wicaksana (legislatif) dan Nyoman Suendi (eksekutif).
Graha Wicaksana menyampaikan materi pendidikan politik dan demokrasi. Ia mengatakan diskusi untuk bertukarpikiran, berbagi pengalaman, mengawal aspirasi masyarakat sebagai wakil rakyat, mengelola demokrasi di DPRD Badung dan di lingkungan masyarakat.
“Dengan berbagi pengalaman ini menjadi pedoman dan pengalaman yang dipahami oleh adik-adik kita sehingga menjadi bekal nanti, lalu menambah wawasan menjadi tahu mana yang bagus, apa yang kurang yang perlu diperbaiki sehingga ketika terjun ke masyarakat bisa memperbaiki negara, memperbaiki sistem dengan masuk politik ataupun memperbaiki kesejahteraan masyarakat,” terang politisi PDI Perjuangan ini.
Ia berpesan generasi muda harus tetap berjuang, dan jalan masing-masing sudah ditentukan oleh Tuhan.
Sementara Kepala Badan Kesbangpol, Nyoman Suendi kegiatan ini sangat penting bagi siswa yang merupakan generasi penerus bangsa.
Di hadapan 219 siswa kelas 10 dan 11 SMA Taruna Widia Garuda Bali dengan guru pendamping Ni Kadek Paramita Dewi ini, ia menekankan semangat kebangsaan perlu ditingkatkan salah satunya contoh yang digalakkan yaitu mengucapkan salam Pancasila.
“Karena saya tahu adik kelas 10 dan 11 saat ini usia 15 dan 16 tahun. Menjadi harapan generasi emas di tahun 2045. Umur ini memang umur yang perlu investasi karena ada harapan,” ujar Suendi.
Ia juga mengatakan Pemkab Badung bersama DPRD sedini mungkin mengantisipasi generasi muda agar terhindar dari peredaran gelap narkotika sebagai salah satu menjaga dan meningkatkan wawasan kebangsaan.
“Kejahatan peredaran gelap narkotika sangat membahayakan generasi muda. Perlu peningkatan wawasan kebangsaan sebagai generasi penerus bangsa,” tegasnya.
Suendi menambahkan DPRD Badung dengan hak inisiatifnya membuat peraturan daerah (perda) untuk mengantisipasi generasi muda terhindar dari jeratan peredaram narkotika yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.
“Peredaran gelap narkotika menjadi penyakit utama masyarakat. Untuk itu mari kita perangi narkotika,” ajak Suendi seraya menyebut usia 15 adalah usia yang sulit dikendalikan.
Selain peredaran gelap narkotika, Suendi juga menjelaskan sejumlah masalah yang membahayakan generasi muda diantaranya terkait judi online, terorisme, dan penggunaan gadget.
“Biasanya kalau terjerat jeratan narkotika banyak rentetannya, bisa menjadi pencuri, terpapar radikalisme,” ucapnya dan berharap kekuatan mental ideologi menjadi penting dalam menjaga generasi muda terhindar dari peredaran gelap narkotika dan judi online. “Penguatan generasi muda sangat penting didukung lingkungan terdekat juga harus kuat,” imbuh Suendi.
Dalam diskusi, siswa sangat antusias. Sejumlah siswa bertanya diantaranya menyangkut tata kelola pemerintahan, sistem politik dalam kurikulum sekolah, hutan bakau dan penyerapan aspirasi masyarakat.
Untuk diketahui, SMA Taruna Widhya Garuda Bali berlokasi di Mengwi, adalah sekolah Ketarunaan yang fokus membentuk Lulusan Berkarakter, Cerdas, Disiplin dan Berbangsa.
Program unggulan di SMA Taruna Garuda Bali diantaranya mempersiapkan Taruna/i nya yang berminat melanjutkan ke Abdi Negara/Sekolah, Perguruan Tinggi Favorit, sukses asesmen nasional berbasis komputer serta berwirausaha.
Adapun Pendidikan Ketarunaan yang diprogramkan diantaranya Taruna Mengabdi, Taruna Mengajar, Study in Institution dan Study in Government
“Kunjungan ini terkait program Study in Institution, untuk menambah informasi dan pengalaman Taruna-taruni kami mengenai Pendidikan Politik, Demokrasi, dan Peran DPRD dalam Bidang Pendidikan,” ujar Guru Pendamping, Kadek Paramita Dewi. (red)



