Hadapi Nyepi dan Lebaran, Bulog Bali Pastikan Ketersediaan Pangan Tetap Terjaga
Bulog

DENPASAR -VISIBALI.COM. Menjelang dua hari besar keagamaan di Bali, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Perum BULOG Kantor Wilayah Bali memastikan ketersediaan pangan pokok bagi masyarakat dalam kondisi aman.
Komoditas utama seperti beras dan minyak goreng disebut memiliki stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Bali.
Pemimpin Wilayah BULOG Bali Muhamad Anwar mengatakan pihaknya terus memantau ketersediaan pangan serta memastikan distribusi berjalan lancar melalui koordinasi dengan berbagai pihak.
“Dengan stok beras yang kuat dan dukungan pasokan minyak goreng serta kerja sama yang baik dari berbagai sektor, seperti Tim Satgas Pangan, pemerintah daerah, dinas terkait, dan berbagai stakeholder lainnya, kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Bali,” ujar Anwar saat kegiatan buka puasa bersama media di Denpasar, Selasa (10/3/2026).
Selain beras dan minyak goreng, BULOG juga memantau ketersediaan berbagai komoditas sembako lainnya. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok di Bali relatif stabil dan masih dalam kondisi terkendali.
Karena itu, masyarakat diimbau tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kepanikan di pasar.
“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional, khususnya di Provinsi Bali, dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” kata Anwar.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan “panic buying”, termasuk dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global.
Sementara itu, secara nasional, stok beras pemerintah yang dikelola BULOG juga berada pada level yang sangat kuat.
Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani sebelumnya menyampaikan bahwa hingga saat ini cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikuasai BULOG mencapai sekitar 3,74 juta ton.
Jumlah tersebut diproyeksikan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dari petani yang tengah berlangsung di berbagai daerah.
“Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya.
Sejalan dengan kondisi tersebut, BULOG Bali memastikan pasokan beras dan minyak goreng di wilayah Bali tetap terjaga.
Bersama pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, BULOG terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan di daerah.
Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap ketersediaan pangan tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalankan rangkaian hari raya dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap pasokan bahan pokok. (red)



