
SINGASANA – VISIBALI.COM – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Amertha Buana (TAB) Tabanan terus berupaya memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah terdampak gangguan pasokan. Sejak pertengahan September hingga Oktober 2026, Perumda TAB mengerahkan armada mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih kepada warga di Desa Tiying Gading, Selemadeg Barat dan Desa Belimbing, Pupuan.
Langkah tanggap darurat ini diambil menyusul terjadinya penurunan debit pada sumber mata air Mekori, Belimbing, Pupuan. Kondisi ini dinilai tidak biasa, mengingat sumber mata air tersebut selama ini senantiasa mampu mendukung kebutuhan distribusi air masyarakat setempat. Faktor geografis, seperti kondisi wilayah di bagian hulu dan kontur wilayah kedua desa, turut menjadi tantangan utama dalam penanganan pasokan air di area tersebut.
Kasubag Humas Perumda Tirta Amertha Buana, I Putu Wahyu Untung Suardana, saat dikonfirmasi pada Kamis 15 Oktober 2026, menjelaskan bahwa distribusi air bersih dijadwalkan secara rutin tiga kali dalam sepekan.
“Distribusi air bersih ini sudah berjalan sejak pertengahan September. Pelayanan dilakukan setiap Senin, Rabu, dan Jumat, dengan pembagian ke dua titik dalam sekali layanan,” ujar Wahyu.
Untuk memaksimalkan bantuan, Perumda TAB juga telah meningkatkan kapasitas distribusi yang semula 5.000 liter menjadi 10.000 liter dalam sekali pengiriman ke dua titik layanan.
Wahyu menambahkan, layanan mobil tangki ini merupakan bentuk kompensasi dari jajaran direksi Perumda TAB kepada para pelanggan yang mengalami gangguan pasokan air. Perusahaan berkomitmen memastikan kebutuhan air untuk rumah tangga dan kegiatan sosial masyarakat tetap terpenuhi tanpa adanya pembatasan.
Kendati demikian, layanan kompensasi gratis ini diprioritaskan penuh untuk kebutuhan dasar masyarakat dan tidak diperuntukkan bagi tempat usaha seperti laundry maupun vila.
Meski terdapat kendala teknis di Desa Tiying Gading dan Belimbing, secara umum layanan Perumda TAB selama musim kemarau ini masih dalam kondisi stabil. Perumda TAB terbukti mampu memenuhi kebutuhan air masyarakat luas, termasuk mengakomodasi calon pelanggan baru yang sebelumnya mengandalkan sumur bor dan kini beralih ke layanan air perpipaan.
Seiring bertambahnya jumlah pelanggan, Perumda TAB terus melakukan berbagai langkah perbaikan dan optimalisasi, di antaranya Optimalisasi Distribusi dan Tekanan Air dengan Pemantauan berkala pada jaringan perpipaan untuk menjaga kontinuitas aliran.
Jaminan Kualitas Kesehatan melalui pengujian kualitas air dilakukan secara berkala di laboratorium untuk memastikan air disalurkan sesuai standar kesehatan. Serta Peningkatan SDM dengan mendorong personel layanan agar bekerja lebih cepat, ramah, dan profesional.
Seluruh upaya dan komitmen ini dihadirkan Perumda TAB dalam rangka mewujudkan standar layanan K4—yakni Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas, dan Keterjangkauan—demi menghadirkan layanan air bersih yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. (red)



