Pengurus Baru Dilantik, Perbasi Denpasar Siap Perkuat Pembinaan Atlet dan Wasit
Perbasi Denpasar

DENPASAR – VISIBALI.COM. Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Denpasar kembali didorong untuk terus melahirkan pebasket andal yang mampu mengharumkan nama Bali di tingkat nasional maupun internasional.
Harapan tersebut disampaikan Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali, Gede Wahyu Surya Putra, usai melantik Pengurus Perbasi Kota Denpasar masa bakti 2025–2029, Sabtu (7/3/2026).
Menurut Wahyu, Denpasar selama ini menjadi salah satu barometer perkembangan olahraga bola basket di Bali. Hal itu terlihat dari dominasi atlet Denpasar dalam skuad Perbasi Bali pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Sumatera Utara–Aceh.
“Skuad Perbasi Bali ke PON XXI/2024 yang baru lalu didominasi pebasket dari Kota Denpasar. Selain itu, Denpasar juga menjadi juara umum pada Porprov Bali XVI/2025. Karena itu kami berharap Denpasar terus melahirkan pebasket andal,” ujar Wahyu.
Pada periode kepengurusan baru ini, Perbasi Denpasar dipimpin I Made Susila Darma sebagai ketua, didampingi sekretaris I Nyoman Gatot Prawira dan bendahara Dimas, serta sejumlah bidang kepengurusan lainnya.
Wahyu menekankan pentingnya soliditas pengurus dalam melakukan pembinaan atlet, termasuk membina klub-klub basket yang ada di Kota Denpasar. Saat ini, Denpasar tercatat memiliki 14 klub basket, jumlah terbanyak dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Bali.
Dengan jumlah klub yang besar tersebut, ia optimistis proses pembinaan akan semakin kuat dan mampu melahirkan atlet-atlet potensial baru.
“Melalui pembinaan klub yang baik, Perbasi Bali juga akan lebih mudah melakukan rekrutmen atlet untuk menghadapi berbagai event nasional,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan. Pada 2027 mendatang, Porprov Bali akan digelar bersamaan dengan Babak Kualifikasi PON sehingga diperlukan sinergi dan strategi agar program pembinaan tetap berjalan optimal.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kota Denpasar, I Made Darmiyasa, meminta Perbasi Denpasar mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih pada Porprov Bali XVI/2025, di mana cabang olahraga basket berhasil meraih dua medali emas dan satu perunggu.
Dari 55 cabang olahraga anggota KONI Denpasar, basket termasuk dalam kategori grade 1, yang menunjukkan cabang olahraga tersebut aktif dan memiliki kondisi organisasi yang sangat sehat.
“Basket juga akan menggelar Kejuaraan Piala Wali Kota Denpasar pada 13–15 Maret mendatang. Dari ajang ini nantinya akan dibentuk Tim Denpasar Emas yang diisi atlet berprestasi dari berbagai cabang olahraga, termasuk basket,” ujarnya.
Tim Denpasar Emas diharapkan menjadi wadah regenerasi atlet, terutama untuk menggantikan atlet-atlet senior yang telah pensiun dari kompetisi.
Di sisi lain, Ketua Perbasi Kota Denpasar I Made Susila Darma menegaskan komitmennya untuk memperkuat program pembinaan selama masa kepengurusan 2025–2029.
Ia mengatakan sejumlah program yang belum terealisasi pada periode sebelumnya akan menjadi prioritas, termasuk pelaksanaan rapat kerja secara rutin sebanyak empat kali dalam setahun serta peningkatan kualitas perangkat pertandingan.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah menyelenggarakan penataran wasit basket bekerja sama dengan Universitas Mahadewa Bali.
“Perbasi Denpasar akan bekerja sama dengan Universitas Mahadewa Bali untuk mengadakan penataran wasit agar lahir lebih banyak wasit basket berlisensi,” ujar Susila.
Saat ini Perbasi Denpasar baru memiliki tujuh wasit berlisensi, jumlah yang dinilai masih belum ideal. Untuk mendukung banyaknya turnamen dan kompetisi basket di Denpasar, minimal diperlukan sepuluh wasit dengan Lisensi C.
Menurut Susila, kualitas wasit sangat berpengaruh terhadap kualitas pertandingan dan pembinaan atlet.
“Kalau wasitnya berkualitas, pertandingan juga berkualitas. Dari situ akan lahir atlet-atlet yang juga berkualitas,” katanya.
Ia menargetkan pada masa kepengurusannya jumlah kejuaraan basket, prestasi atlet, serta jumlah wasit berlisensi di Denpasar dapat terus meningkat. (wie)



