
SINGARAJA – VISIBALI.COM – Dua rumah warga di Kabupaten Buleleng terbakar pada Minggu (27/9/2026). Kebakaran terjadi di Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, dan Banjar Dinas Padangbulia, Desa Padangbulia, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp260 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut.
Kebakaran pertama terjadi di Baktiseraga sekitar pukul 02.15 WITA. Rumah milik Made Sariki (79) terbakar setelah api dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan.
Kebakaran diketahui setelah Gede Kibanito Mussolini (12) terbangun saat listrik padam dan mendengar teriakan warga. Kibanito bersama Sariki dan Nengah Jayanti (24) kemudian menyelamatkan diri.
Warga sempat melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sebelum meminta bantuan Damkar. Petugas kemudian melakukan penyemprotan dan penyekatan hingga api berhasil dikendalikan setelah sekitar 1,5 jam.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan rumah berukuran 7 x 7 meter itu mengalami kerusakan berat dengan kerugian sekitar Rp200 juta.
“Api sangat cepat menjalar ke seluruh rumah dan upaya pemadaman dilakukan oleh warga pada awalnya hingga kemudian meminta bantuan pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan,” ujar Yohana.
Menurut Yohana, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
“Penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan,” sebutnya.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 08.00 WITA, kebakaran kembali terjadi di Banjar Dinas Padangbulia, Desa Padangbulia. Rumah permanen milik Wayan Sedana berukuran 12 x 8 meter mengalami kerusakan berat dengan kerugian diperkirakan Rp60 juta.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng I Gede Suyasa mengatakan TRC Regu III langsung melakukan asesmen dan penanganan di lokasi. BPBD juga berkoordinasi dengan aparat desa untuk mengusulkan bantuan sosial bagi keluarga terdampak.
“BPBD juga berkoordinasi dengan aparat desa setempat untuk mengusulkan bantuan sosial bagi korban kebakaran,” tandasnya. (red)



