Bansos Rp118 Miliar untuk Buleleng, Kariyasa Kawal Aspirasi Daerah

SINGARAJA – VISIBALI.COM – Komisi VIII DPR RI membawa sejumlah program dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Buleleng, termasuk bantuan sosial senilai Rp118 miliar. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah juga menyampaikan aspirasi terkait penanganan bencana, sistem peringatan dini, dan penguatan mitigasi.
Anggota DPR RI asal Bali, Ketut Kariyasa Adnyana, berkomitmen mengawal aspirasi tersebut melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.
Kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M., itu diterima Asisten I Setda Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, S.STP., M.A.P. Pembahasan meliputi bantuan sosial, keagamaan, haji dan umrah, perlindungan perempuan dan anak, serta penanggulangan bencana.
Singgih mengatakan, aspirasi yang disampaikan pemerintah daerah harus ditindaklanjuti agar menghasilkan solusi nyata.
“Kami akan terus mengawal setiap aspirasi dan persoalan yang disampaikan agar tidak berhenti sebatas pembahasan dalam pertemuan ini yang dalam hal ini lewat saudara Ketut Kariasa. Kami juga akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan kementerian maupun lembaga terkait, sehingga setiap permasalahan dapat ditindaklanjuti dan dicarikan solusi konkret sesuai kewenangan masing-masing,” tegasnya.
Sementara itu, Kariyasa menyoroti kebutuhan penguatan mitigasi bencana dan pengembangan early warning system atau sistem peringatan dini di Buleleng.
“Berbagai persoalan dan usulan yang disampaikan, termasuk terkait penanganan kebencanaan, sistem peringatan dini atau early warning, serta mitigasi bencana, menjadi catatan penting yang akan kami kawal untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, penanganan kondisi darurat dapat menggunakan dana siap pakai sesuai ketentuan. Adapun kebutuhan yang dapat direncanakan akan diperjuangkan melalui program dan anggaran tahun berikutnya.
Terkait bantuan sosial, Kariyasa menyebut total dukungan untuk Buleleng mencapai Rp118 miliar. Ia berharap bantuan tersebut tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal setiap aspirasi yang disampaikan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tentunya dengan skala prioritas yang paling urgen terlebih dahulu yang mana diperlukan. yang mana dalam kesempatan kali ini kami serahkan total Rp118 Miliar untuk Buleleng,” tandasnya. (red)



