
TABANAN-VISIBALI.COM – Usai menghadiri kegiatan Bungan Desa di Desa Wanasari, Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, melaksanakan aksi sosial Bedah Kamar bagi warga penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Banjar Cengolo, Desa Sudimara, Senin 11 Agustus 2025.
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian terhadap penyandang disabilitas mental, dengan tujuan menciptakan ruang tinggal yang lebih layak, sehat, dan mendukung proses pemulihan.
Bedah kamar kali ini diberikan kepada I Made Wedayana (51), warga Banjar Cengolo yang merupakan penyandang ODGJ. Kehadiran Bunda Rai bersama rombongan tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi keluarga penerima manfaat. Turut hadir mendampingi, Ny. Budiasih Dirga, Ny. Santi Susila, Kepala Perangkat Daerah terkait, Perbekel, dan tokoh masyarakat setempat.
“Hari ini saya selaku Ketua K3S memberikan bantuan bedah kamar bagi penderita ODGJ dengan tujuan membantu agar pikiran mereka menjadi lebih fresh, tidak stres, dan dengan kamar yang bersih serta layak, diharapkan mereka dapat sembuh,” ujar Bunda Rai.
Ia menjelaskan, upaya ini merupakan langkah awal sebelum melanjutkan program bedah rumah. Bantuan serupa, kata Bunda Rai, telah rutin dilaksanakan di berbagai lokasi di Tabanan.
“Kami akan terus berupaya agar bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Selain di Wanasari dan Sudimara, K3S Tabanan juga bekerjasama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) se-Kabupaten Tabanan dan sektor lainnya untuk melaksanakan aksi menyapa dan berbagi di Kecamatan Kediri.
Kegiatan di Kediri diwakili oleh Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Budiasih Dirga, dengan memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan sembako bagi ibu hamil, lansia, balita gizi kurang, penyandang disabilitas, penderita kanker, serta kader PKK kurang mampu.
Bantuan berupa beras, minyak goreng, mie instan, telur, gula, dan susu diberikan kepada 10 ibu hamil, 20 lansia, 20 balita gizi kurang, 20 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, serta 75 kader PKK. Satu paket bantuan khusus K3S juga diserahkan langsung kepada penerima manfaat di lokasi.(red)