Sinergi Kampus dan Industri, PIB College Dorong Talenta Digital dan Hospitality Bali

TABANAN – VISIBALI.COM – Politeknik International Bali (PIB) College memperkuat ekosistem pendidikan vokasi dengan menggandeng empat mitra industri sekaligus, mulai dari sektor teknologi digital hingga pariwisata. Langkah itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Apple Developer Academy, IHGMA, dan AVB Media Asia di Prof. Frans Auditorium PIB College, Tabanan, Kamis 7 Mei 2026.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi PIB College untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang, khususnya di bidang digital, kecerdasan buatan (AI), dan pariwisata berbasis teknologi.
Sebelum penandatanganan MoU, kegiatan diawali talkshow bertema “Smart Tourism and Accessibility Design: Remove Barrier, Create Inclusivity” yang menghadirkan Design Mentor Apple Developer Academy, Ruanth Thijssen. Diskusi dipandu Director of Partnership & Event PIB College, Made Herry Erika Sedana, M.Tr.Par., M.Sc.
Director PIB College, Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati, M.S., M.M., M.Mis., M.H., D.Th., Ph.D., D.Ag., mengatakan kerja sama lintas industri tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas wawasan akademik sekaligus memperkuat jaringan kampus.
“Dengan kerja sama empat jenis industri ini, kita bisa memperluas wawasan mahasiswa, dosen, serta memperluas partner-partner PIB yang ada di Bali dan seluruh Indonesia,” ujar Prof. Anastasia.
Hal senada disampaikan Deputy Director PIB College, Dr. Paulus Herry Arianto, M.A., CBC. Menurutnya, kolaborasi tersebut semakin menegaskan posisi PIB sebagai kampus vokasi yang dekat dengan kebutuhan industri.
“Hari ini kita resmikan kerja sama dengan Apple, AVB, dan IHGMA karena korelasinya kuat dengan bisnis digital kami. Ke depan kolaborasinya akan lebih banyak lagi,” katanya.
Khusus kerja sama dengan Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), PIB College berharap sinergi tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga menyentuh peningkatan kualitas sumber daya manusia pariwisata Bali secara langsung.
“Kita akan kirim student ke industri, diwakili IHGMA, ke seluruh hotel yang bernaung di dalamnya,” imbuh Dr. Paulus.
Ketua IHGMA DPD Bali, Bagus Ngurah, M.Tr.Par., CHA., CHE., menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menyebut IHGMA yang memiliki 267 anggota General Manager hotel dan vila siap menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan industri pariwisata.
“Para member kami bisa mengajar di sini. GM yang ingin lanjut S1, S2, S3 juga bisa saling mengisi program,” jelasnya.
Tak hanya membuka peluang pembelajaran, IHGMA juga memberikan akses magang dan prioritas rekrutmen bagi mahasiswa PIB College. Menurut Bagus, hubungan erat antara pendidikan dan industri menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan sektor pariwisata yang bergerak cepat.
“Dunia industri larinya lebih cepat dari pendidikan. Kita harus saling melengkapi,” tegasnya.
Sementara itu, dari sektor industri kreatif digital, Head of Operations AVB Media Asia, Hanna Ristya Isakh, mengatakan hubungan kerja sama dengan PIB College sebenarnya telah berlangsung cukup lama.
“Sudah ada mahasiswa PIB yang technical di AVB. Ke depan akan ada kerja sama di bisnis digital kampus dan belajar lebih banyak ke AI teknologi,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, PIB College tidak hanya memperkuat posisi sebagai kampus vokasi berbasis industri, tetapi juga mencoba menjawab tantangan baru dunia kerja yang kini bergerak ke arah digitalisasi dan integrasi teknologi dalam sektor pariwisata Bali. (*/red)



