
SINGARAJA – VISIBALI.COM – Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Banjar Dinas Taman Sari, Desa Sulanyah, Kecamatan Seririt, Buleleng, mendadak terbakar pada Kamis (8/10/2026) siang. Api yang membakar tumpukan sampah berhasil dijinakkan sebelum merembet ke area di sekitarnya.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.33 Wita. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Seririt langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan.
Kapolsek Seririt Kompol Made Suadnyana, seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, mengatakan petugas Damkar tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Penanganan juga melibatkan pemerintah desa, Babinsa dan Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Seririt.
“Pada pukul 12.33 Wita Tim Pemadam Kebakaran Kecamatan Seririt tiba di lokasi untuk membantu memadamkan api di tempat kejadian,” ujar Suadnyana.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 Wita. Dengan demikian, kobaran api dapat dikendalikan sebelum meluas ke kawasan lain yang berpotensi terdampak.
Namun, hingga api padam, penyebab kebakaran belum terungkap. Polisi masih melakukan koordinasi dengan warga sekitar untuk mencari informasi mengenai sumber api.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara belum diketahui penyebabnya,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil juga belum ditemukan berdasarkan pendataan awal. Dampak kebakaran sejauh ini terbatas pada area tempat pembuangan sampah.
Meski berhasil dikendalikan dengan cepat, kejadian tersebut kembali menunjukkan tingginya potensi bahaya di lokasi penampungan sampah. Tumpukan material yang mudah terbakar dapat membuat api cepat membesar dan menyulitkan proses pemadaman apabila terlambat ditangani.
Suadnyana mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi kebakaran di sekitar TPS, termasuk aktivitas yang dapat memicu munculnya api.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di lokasi penampungan sampah. Tumpukan sampah yang mudah terbakar dapat membuat api dengan cepat membesar apabila tidak segera ditangani,” tandasnya. (red)



