
BADUNG – VISIBALI.COM. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung menggelar acara BATCH – Badung Talks Creative and Hetero Space, Rabu (29/10/2025), di pelataran Kantor Diskominfo Badung. Event ini menjadi ajang interaksi dan kolaborasi kreatif bagi anak muda, komunitas, serta pelaku industri kreatif di Badung.
BATCH merupakan inisiatif Diskominfo Badung sebagai wadah bagi generasi muda untuk berdialog, bertukar ide, dan mengekspresikan diri secara produktif. Konsep “Creative and Hetero Space” mencerminkan semangat keterbukaan dan keberagaman ide dalam menciptakan kolaborasi kreatif yang modern.
“Tujuan kegiatan ini adalah mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam menyampaikan aspirasi, kritik, dan gagasan untuk kemajuan Badung,” ujar Kepala Dinas Kominfo Badung, I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran terhadap layanan pengaduan masyarakat “Kontak Bupati”, membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah, serta mendekatkan sosok Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa kepada kalangan muda.
Acara ini diikuti oleh 104 peserta dari dua sekolah, yakni SMAN 1 Mengwi dan SMAN 1 Kuta Utara, masing-masing mengirimkan 50 siswa dan dua guru pendamping.
Dibuka langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, kegiatan berlangsung dengan suasana santai dan interaktif. Beragam sesi menarik digelar, mulai dari talkshow bersama psikolog Ida Bagus Jendra yang aktif menyuarakan isu kesehatan mental di media sosial, stand-up comedy, hingga pameran UMKM lokal yang memberi kesempatan pelaku usaha muda untuk memperkenalkan produknya kepada publik.
Namun yang paling menarik perhatian adalah segmen “Curhat dengan Bupati”, di mana peserta bisa menyampaikan langsung keluhan, aspirasi, atau pertanyaan kepada Bupati Arnawa. Format dialog terbuka ini menciptakan suasana akrab dan partisipatif, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendengar suara masyarakat—terutama dari kalangan pelajar.
Di sela kegiatan, Kadis Kominfo Jaya Saputra juga mengumumkan rebranding layanan “Kontak Bupati”, kanal resmi aduan masyarakat yang kini hadir dengan sistem pelaporan terintegrasi.
“Masyarakat bisa melaporkan baik yang sifatnya emergency maupun non-emergency. Datanya akan ditampilkan secara transparan, termasuk progres sebelum dan sesudah penanganan. Peningkatannya sejauh ini cukup signifikan,” jelasnya.
Bupati Adi Arnawa menambahkan bahwa sistem ini dirancang agar semua perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Badung terhubung dalam satu jaringan aduan terpadu.
“Warga bisa menyampaikan apa pun ke kanal tersebut—baik masalah kebencanaan, kesehatan, layanan publik, maupun persoalan lainnya,” katanya.
Melalui BATCH, Pemerintah Kabupaten Badung berharap generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga penggerak perubahan di daerahnya sendiri. Dengan pendekatan yang kreatif, terbuka, dan dekat dengan dunia anak muda, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana komunikasi publik bisa dikemas lebih segar dan partisipatif. (kominfo/red)



