
Meningkatnya aktivitas masyarakat serta peralihan ke kendaraan listrik mendorong kebutuhan infrastruktur pengisian daya yang andal dan mudah diakses. Menjawab tantangan tersebut, PT PLN (Persero) memperkuat dukungannya terhadap pengguna kendaraan listrik dengan mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama 24 jam di lingkungan PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Singaraja, Jalan Ngurah Rai, Singaraja.
SPKLU ini dirancang untuk menunjang mobilitas pengguna kendaraan listrik roda dua maupun roda empat agar tetap nyaman dan aman kapan pun dibutuhkan. Fasilitas pengisian daya di ULP Singaraja dilengkapi tiga jenis charger berbasis arus AC dan DC, termasuk layanan Fast Charging untuk kendaraan roda empat dengan durasi pengisian maksimal 60 menit yang dapat dimanfaatkan sepanjang hari.
Seluruh proses pengisian dilakukan secara digital melalui aplikasi PLN Mobile, dengan sistem pembayaran non-tunai menggunakan e-wallet. Skema layanan berbasis digital ini memungkinkan pengguna melakukan pengisian daya dengan lebih praktis, cepat, dan efisien. Selama proses charging berlangsung, petugas keamanan PLN turut melakukan pendampingan guna memastikan keamanan dan kelancaran layanan.
Selain fasilitas pengisian daya, lokasi SPKLU di lingkungan unit PLN juga menyediakan ruang tunggu yang nyaman. Hal ini memberi kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik untuk beristirahat sembari menunggu proses pengisian daya selesai.
Keberadaan SPKLU ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Hendra, salah satu pengguna kendaraan listrik asal Gerokgak, mengaku sangat terbantu dengan layanan yang tersedia di ULP Singaraja. Ia menilai akses yang mudah dan operasional 24 jam memberikan rasa aman dalam mendukung mobilitas hariannya.
Manager PT PLN (Persero) ULP Singaraja, Mikhael Vidi Santoso, menegaskan bahwa pembangunan SPKLU merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PLN dalam mendukung transisi menuju energi bersih.
“PLN tidak hanya memastikan ketersediaan listrik bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan sarana pendukung ekosistem kendaraan listrik. SPKLU yang terus kami bangun di berbagai lokasi diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik, baik roda dua maupun roda empat,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).
Ia menambahkan, pengembangan infrastruktur SPKLU akan terus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam mendorong pemanfaatan energi ramah lingkungan. Langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat citra Bali sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan.
Dengan dukungan petugas lapangan, termasuk petugas keamanan Komang Agus Saptadi, serta sistem layanan digital melalui PLN Mobile, PLN berharap SPKLU dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam mewujudkan mobilitas yang efisien, modern, dan berkelanjutan. Ke depan, PLN berkomitmen untuk terus memperluas jaringan SPKLU sebagai bagian dari pembangunan ekosistem kendaraan listrik nasional dan mendukung target transisi energi pemerintah. (red)



