
SINGARAJA – VISIBALI.COM – Upaya seorang pemuda untuk mengakhiri hidupnya di Jembatan Sambangan–Sangket, Kecamatan Sukasada, Buleleng, berhasil digagalkan berkat kesigapan warga dan aparat kepolisian, Selasa (27/1/2026 ) dini hari.
Pemuda berinisial KBD (22), warga Desa Sambangan, sempat berdiri di tepi jembatan dengan gelagat mencurigakan sekitar pukul 01.00 Wita. Kondisi tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah pemuda yang melintas dan kemudian melaporkannya ke Polsek Sukasada.
Menerima laporan warga, petugas piket Polsek Sukasada segera mendatangi lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas menemukan KBD dalam keadaan diam di pinggir jembatan dan sulit diajak berkomunikasi.
“Anggota berupaya melakukan pendekatan persuasif dengan menenangkan korban dan mengajaknya berbicara untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi. Namun yang bersangkutan tidak mau terbuka dan hanya menyebutkan asal tempat tinggalnya,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz.
Menurutnya, upaya pendekatan dilakukan selama kurang lebih 40 menit. Karena korban tidak menunjukkan respons positif dan situasi dinilai berisiko terhadap keselamatannya, petugas akhirnya mengambil langkah pengamanan dengan membawa KBD meninggalkan lokasi.
Pemuda tersebut kemudian diantar pulang dan diserahkan langsung kepada pihak keluarga. Dari keterangan keluarga, diketahui KBD merupakan keponakan yang sejak kecil diasuh oleh pamannya berinisial DS (62), seorang pensiunan PNS, setelah orang tua kandungnya meninggal dunia.
“Keluarga mengaku tidak mengetahui permasalahan yang dialami korban,” tambah Iptu Yohana.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian lingkungan sekitar serta peran cepat masyarakat dan aparat dalam mencegah kejadian yang membahayakan keselamatan jiwa. (red).



