Data Bicara! Pembangunan Tabanan Era Baru Tunjukkan Hasil Nyata

SINGASANA – VISIBALI.COM – Pemerintah Kabupaten Tabanan memaparkan berbagai capaian pembangunan dalam lima bidang prioritas pada pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Semesta Berencana Tahun 2027 yang digelar Selasa 31 Maret 2026 di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan.
Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya,SE. MM. bersama Wakil Bupati I Made Dirga, Sos sebagai bagian dari evaluasi sekaligus perencanaan arah pembangunan daerah ke depan.
Dalam paparannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa implementasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru di Kabupaten Tabanan, yang diterjemahkan dalam Tabanan Era Baru: Aman, Unggul, dan Madani (AUM), telah menunjukkan hasil nyata pada tahun 2025 melalui lima bidang prioritas pembangunan.
Pada bidang pangan, sandang, dan papan, capaian signifikan ditunjukkan dengan indeks ketahanan pangan Tabanan yang mencapai 77,79 dan masuk kategori sangat tahan. Selain itu, sektor sandang didukung oleh 283 UMKM yang bergerak di bidang jual beli dan jasa pembuatan pakaian. Pemerintah juga berhasil menangani 2.774 unit rumah tidak layak huni sebagai bagian dari peningkatan kualitas hunian masyarakat.
Di bidang pendidikan dan kesehatan, akses pendidikan dasar dinilai cukup baik dengan indeks pendidikan sebesar 68,78, sementara mutu pendidikan mencapai nilai 81,64 atau kategori tuntas madya. Sektor kesehatan juga mengalami peningkatan, tercermin dari angka harapan hidup masyarakat yang mencapai 75,93 tahun.
Sementara itu, pada bidang jaminan sosial, pemerintah mencatat pemberian santunan kematian kepada 1.900 jiwa. Indeks cakupan kesehatan mencapai 98,61 persen dan cakupan ketenagakerjaan sebesar 88,07 persen, menunjukkan peningkatan perlindungan sosial bagi masyarakat.
Pelestarian adat, agama, tradisi, seni, dan budaya juga terus diperkuat. Hingga tahun 2025, pemerintah telah memberikan insentif kepada 349 desa adat degan total 2 Miliar Lebih dan 428 subak total sebesar 1,5 Miliar lebih selama tahun 2025. Selain itu, dilakukan pembinaan terhadap 450 lembaga seni, pembentukan BLUD Taman Budaya, serta revitalisasi Gedung Marya sebagai pusat aktivitas budaya.
Di sektor pariwisata, Tabanan mencatat peningkatan signifikan dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 2,7 juta pada tahun 2025. Kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) juga meningkat menjadi 23,37 persen.
Dari sisi infrastruktur, kualitas jalan mencapai 95,59 persen dan kualitas irigasi sebesar 62,98 persen. Sementara itu, indeks kualitas lingkungan hidup berada di angka 75,10 yang masuk kategori cukup baik.
Bupati Sanjaya menyimpulkan bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata bahwa arah pembangunan yang dijalankan sudah berada pada jalur yang tepat sesuai visi daerah.
“Capaian ini menunjukkan bahwa implementasi visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kita tidak hanya berbicara perencanaan, tetapi hasil yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Tabanan,” ujar I Komang Gede Sanjaya.
Ia menambahkan, keberhasilan ini menjadi fondasi penting dalam melanjutkan pembangunan ke depan agar lebih merata dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Bupati dua periode tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam mewujudkan visi besar Tabanan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Tabanan, seluruh stakeholder, untuk bersama-sama menjaga semangat gotong royong, bersatu, dan berkontribusi aktif dan positif dalam pembangunan. Dengan kebersamaan, kita wujudkan Tabanan Era Baru yang benar-benar aman, unggul, dan madani,” tegasnya. (kmf/red)



