Bidik 1,2 Juta Penumpang per Tahun, Ekajaya Patra Fast Ferry Perkuat Ekosistem Wisata Bahari Bali
Ekajaya Patra Fast Ferry

BADUNG – VISIBALI.COM. Perjalanan wisata laut dari Bali menuju Lombok dan Kepulauan Gili memasuki babak baru. Ekajaya Patra Fast Ferry resmi memperkenalkan armada terbarunya, Ekajaya Patra, melalui acara peluncuran yang digelar di Nusa Dua Harbour, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (19/6/2026).
Kehadiran kapal terbaru ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat jaringan transportasi laut sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata bahari Bali. Dengan mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, dan keandalan layanan, Ekajaya Patra diharapkan mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sebagai salah satu destinasi wisata dunia, Bali tidak hanya menjadi tujuan akhir perjalanan wisatawan, tetapi juga menjadi pintu gerbang menuju berbagai destinasi unggulan di kawasan Indonesia Timur. Jalur laut menuju Lombok dan Kepulauan Gili menjadi salah satu rute favorit wisatawan yang ingin menikmati keindahan pulau-pulau tropis dengan pengalaman perjalanan yang berbeda.
Melalui peluncuran Ekajaya Patra Fast Ferry, manajemen berupaya menjawab kebutuhan akan konektivitas wisata yang semakin berkembang. Kapal baru ini memperkuat komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan transportasi laut yang mampu menunjang mobilitas wisatawan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi pariwisata daerah.
Tidak hanya menghadirkan armada baru, EkajayaPatra Fast Ferry juga memperkenalkan Nusa Dua Harbour sebagai pelabuhan eksklusif yang dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan laut yang lebih nyaman dan terintegrasi.
Berada di kawasan strategis pariwisata Nusa Dua, pelabuhan ini diharapkan menjadi alternatif akses bagi wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan menuju Lombok dan Kepulauan Gili tanpa harus melalui jalur konvensional yang selama ini digunakan.
Dengan konsep pelayanan yang lebih modern, Nusa Dua Harbour menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur pendukung pariwisata Bali, khususnya dalam menciptakan perjalanan laut yang lebih praktis, nyaman, dan memiliki standar layanan tinggi.
General Manager Ekajaya Patra Fast Ferry, I Ketut Sugita, mengatakan peluncuran Ekajaya Patra merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat konektivitas wisata bahari di Bali dan kawasan sekitarnya.
“Peluncuran Ekajaya Patra merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan konektivitas wisata bahari di Bali. Bersamaan dengan pengembangan Nusa Dua Harbour, kami ingin menghadirkan pengalaman perjalanan laut yang lebih nyaman, efisien, dan berkelas bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali serta destinasi unggulan di Lombok dan Kepulauan Gili,” ujar Sugita.
Menurutnya, investasi pada armada dan infrastruktur menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan industri pariwisata Bali.
“Melalui investasi ini, kami berharap dapat turut mendukung pertumbuhan pariwisata Bali dan memperkuat akses menuju berbagai destinasi favorit wisatawan,” tambahnya.
Saat ini, Ekajaya Patra Fast Ferry mengoperasikan lima kapal yang melayani sembilan pelabuhan di wilayah Bali, Lombok, dan Kepulauan Gili. Jaringan tersebut memiliki kapasitas lebih dari 1,2 juta kursi penumpang setiap tahun, menjadikan perusahaan ini sebagai salah satu operator transportasi laut yang berperan dalam mendukung pergerakan wisatawan antarwilayah.
Dengan hadirnya Ekajaya Patra, jaringan layanan tersebut semakin diperkuat. Kapal baru ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas perjalanan wisatawan yang memilih jalur laut sebagai bagian dari pengalaman liburan mereka.
Bagi Bali, penguatan konektivitas laut memiliki arti penting. Selain mengurangi ketergantungan pada jalur transportasi tertentu, akses laut yang semakin baik juga membuka peluang pemerataan kunjungan wisatawan ke destinasi-destinasi sekitar seperti Lombok dan Kepulauan Gili.
Sebagai perusahaan yang tumbuh dan berkembang di Bali, Ekajaya Patra Fast Ferry terus melakukan investasi pada pengembangan armada, infrastruktur, serta peningkatan kualitas layanan. Kehadiran Ekajaya Patra dan Nusa Dua Harbour menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk memperkuat posisi Bali sebagai pusat konektivitas wisata bahari di kawasan.
Dengan semakin lengkapnya fasilitas transportasi laut, wisatawan kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menjelajahi pesona pulau-pulau eksotis Indonesia melalui perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan. (wie)



