
SINGASANA – VISIBALI.COM – Sebanyak 55 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tabanan dibekali wawasan kebangsaan, nilai demokrasi, serta pentingnya menjaga integritas pemilu oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tabanan sebagai bekal menjadi generasi muda berkarakter dan berjiwa Pancasila.
Pembekalan diberikan dalam Bimbingan Teknis Penguatan Karakter dan Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tabanan pada 28–29 Juli 2026.
Sebanyak 55 Paskibraka terpilih yang terdiri atas 29 putra dan 26 putri mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.
Anggota Bawaslu Kabupaten Tabanan, Ni Putu Ayu Winariati, mengajak peserta memahami bahwa demokrasi merupakan tanggung jawab bersama.
“Generasi muda, tidak hanya berperan sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawal demokrasi melalui pengawasan partisipatif,” katanya.
Menurutnya, penyelenggaraan pemilu yang berintegritas memerlukan sinergi seluruh elemen bangsa. Karena itu, pengawasan partisipatif menjadi salah satu kunci untuk mencegah pelanggaran pemilu.
“Pengawasan partisipatif dapat diwujudkan melalui peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi, melaporkan dugaan pelanggaran, serta menjadi mitra strategis Bawaslu. Masyarakat adalah pihak yang paling dekat dengan berbagai peristiwa di lingkungannya,” jelasnya.
Melalui pembekalan ini, Bawaslu Tabanan berharap para Paskibraka tidak hanya sukses mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menumbuhkan nasionalisme serta mengawal terwujudnya pemilu yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas.(red)



