Manager DTW Jatiluwih Tegaskan Tak Ada Pungutan Bagi Warga yang Hanya Melintas

TABANAN – VISIBALI.COM – Manager Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, I Ketut Purna, menegaskan pengelola tidak pernah memungut retribusi terhadap masyarakat yang hanya melintas di kawasan Jatiluwih.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketut Purna, Jumat , 30 Oktober 2026, menyusul polemik pungutan yang viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Purna, pemeriksaan kendaraan di pos penjagaan dilakukan petugas semata-mata untuk memastikan tujuan pengendara, apakah hendak berkunjung ke objek wisata atau sekadar melintas.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali yang merasa terganggu dengan pemeriksaan tersebut.
Purna menjelaskan, retribusi hanya dikenakan kepada pengunjung yang masuk dan menikmati objek wisata Jatiluwih. Sementara masyarakat yang hanya melintas dipersilakan melanjutkan perjalanan tanpa pungutan.
“Kalau memang hanya melintas, silakan lewat. Namun, kalau berhenti dan berkunjung ke objek wisata, meskipun hanya makan atau minum, tentu ada retribusi sesuai kerja sama yang telah disepakati dengan pemerintah,” jelasnya.
Ia mengakui, dalam pelaksanaannya masih ada kemungkinan oknum pengunjung yang masuk dan menikmati kawasan wisata, tetapi menghindari kewajiban membayar tiket. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan petugas melakukan pemeriksaan di pintu masuk.
Terkait polemik yang berkembang, Purna menyatakan pengelola terbuka untuk duduk bersama DPRD maupun pihak terkait guna mencari solusi terbaik.
“Kami siap datang ke DPRD untuk memberikan penjelasan. Kalau DPRD ingin datang ke kami juga tidak masalah. Mari duduk bersama mencari solusi. Prinsipnya, kami tidak memungut retribusi kepada masyarakat yang hanya melintas,” tegasnya.(red)



