
DENPASAR – VISIBALI.COM. Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Provinsi Bali memperkenalkan susunan pengurus baru sekaligus memperkuat langkah strategis dalam upaya pencegahan kanker. Salah satu langkah penting yang diambil adalah menunjuk anggota DPR RI Komisi IX bidang kesehatan, Tutik Kusuma Wardani, SE., MM., M.Kes., sebagai penasehat.
Penunjukan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara YKI dan pemerintah, khususnya dalam memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat. Sebagai legislator yang membidangi kesehatan, Tutik dinilai memiliki kapasitas untuk mendorong program-program promotif dan preventif yang lebih masif di Bali.
Dalam peran barunya, Tutik akan turut terlibat dalam berbagai kegiatan sosialisasi kesehatan yang menyasar masyarakat luas. Salah satunya melalui kolaborasi program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bersama Kementerian Kesehatan RI dan Komisi IX DPR RI. Dalam kegiatan tersebut, ia juga akan hadir sebagai narasumber yang memberikan konseling terkait penyakit kanker.
Ketua YKI Cabang Koordinator Bali, dr. A.A. Ayu Ngurah Susraeni, menjelaskan bahwa YKI memiliki jaringan yang luas secara nasional.
“Secara nasional YKI memiliki 59 cabang, sementara di Bali terdapat 105 cabang yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa fokus utama YKI adalah upaya promotif dan preventif dalam penanggulangan kanker. Selama ini, YKI aktif melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan kanker sejak dini.
“Kami banyak melakukan kegiatan promotif, bagaimana masyarakat bisa memahami cara mencegah kanker. Kegiatan ini sudah kami lakukan ke berbagai kalangan,” kata Susraeni.
YKI sendiri telah hadir di Bali sejak tahun 1985 dan terus konsisten menjalankan peran edukatif di bidang kesehatan. Dengan kepengurusan baru dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPR RI, YKI Bali diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat dalam upaya menekan angka kasus kanker melalui pendekatan pencegahan. (wie)



