Pantau Antrean BBM, Sutjidra Sisir Sejumlah SPBU di Singaraja

SINGARAJA – VISIBALI.COM – Berkurangnya antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Buleleng belum membuat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dihentikan. Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra turun langsung memantau sejumlah SPBU di wilayah Singaraja, Minggu (18/10/2026), untuk memastikan penyaluran BBM berjalan tertib dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Pemantauan diawali di SPBU Banyuasri. Sutjidra mengecek kondisi antrean, kesiapan petugas, ketersediaan stok, hingga fungsi nozzle pengisian BBM. Langkah ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi di lapangan, sekaligus memastikan proses pelayanan tidak terhambat ketika masyarakat datang membeli BBM.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut pembentukan Satgas Pengawasan BBM dan rapat koordinasi penanganan distribusi yang sebelumnya dipimpin Sutjidra. Pemerintah daerah berupaya memastikan pengawasan tidak sebatas rapat dan instruksi, tetapi benar-benar berjalan di titik penyaluran.
“Kami ingin memastikan distribusi berjalan tertib dan seluruh masyarakat mendapatkan BBM sesuai kebutuhannya,” ujar Sutjidra di lokasi.
Usai memantau SPBU Banyuasri, Sutjidra melanjutkan pengecekan ke sejumlah SPBU lain di kawasan perkotaan, yakni SPBU Gajah Mada, Kartini, Anturan, dan Kalibukbuk. Pemantauan lintas lokasi ini diharapkan membantu pemerintah mengidentifikasi kendala distribusi sekaligus mengantisipasi munculnya kembali antrean panjang.
Sebelumnya, antrean di sejumlah SPBU mulai berkurang setelah pembatasan pembelian BBM dan penerapan sistem ganjil-genap berdasarkan nomor polisi kendaraan. Meski demikian, kondisi tersebut tetap perlu diawasi agar kelancaran pelayanan tidak hanya berlangsung sementara.
Sutjidra juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tertib saat mengantre, dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Sikap tersebut dinilai penting untuk mencegah kepanikan serta menjaga pemerataan akses BBM bagi warga lainnya.(red)



