
SINGARAJA – VISIBALI.COM – Tiga warga Banjar Dinas Gendongan, Desa Tukad Sumaga, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas berburu di kawasan hutan sebelah selatan Bendungan Gerokgak.
Hingga Senin (2/11/2026), ketiganya belum ditemukan sehingga operasi pencarian dan pertolongan oleh Tim SAR gabungan masih berlangsung.
Ketiga warga tersebut masing-masing Kadek Artana (23), Kadek Sandia (15), dan Putu Kargu Raditya (21). Mereka diketahui berangkat dari rumah pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 05.00 Wita untuk berburu di kawasan hutan tersebut. Namun, hingga Senin dini hari, ketiganya tak kunjung kembali ke rumah.
Informasi mengenai hilangnya tiga warga itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar dari anggota Polsek Gerokgak, Made Sutar, pada Senin sekitar pukul 05.30 Wita. Setelah menerima laporan, Basarnas langsung mengerahkan tujuh personel Tim Rescue Pos SAR Buleleng menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.
Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Dony Indrawan, mengatakan pencarian tahap awal difokuskan pada titik yang diduga menjadi lokasi pertama ketiganya melakukan aktivitas berburu.
“Saat ini kami masih melakukan pencarian. Kita mulai pencarian di titik awal diduga lokasi ketiganya melakukan aktivitas berburu,” ujar Dony saat dikonfirmasi Senin siang.
Dalam operasi tersebut, Tim Rescue Pos SAR Buleleng bersinergi dengan unsur TNI, Polri, pemerintah desa, serta relawan. Sejumlah peralatan pendukung turut dikerahkan untuk menunjang proses pencarian, di antaranya kendaraan penyelamat, truk pengangkut personel, peralatan mountaineering, GPS, dan perangkat komunikasi.
Berdasarkan data operasi SAR, lokasi kejadian berada pada koordinat 8°13’31.026″ Lintang Selatan dan 114°46’49.9836″ Bujur Timur. Dari Pos SAR Buleleng, jarak menuju lokasi diperkirakan sekitar 7,01 kilometer melalui jalur darat atau 4,5 kilometer berdasarkan jarak lurus.
Meski demikian, proses pencarian menghadapi kendala kondisi cuaca. Hujan yang mengguyur kawasan hutan membuat petugas harus meningkatkan kewaspadaan saat melakukan penyisiran di medan pencarian.
“Personel yang kita kerahkan berjumlah tujuh orang, dibantu TNI, Polri, desa dan relawan,” ungkap Dony.
Hingga Senin siang, ketiga warga tersebut masih berstatus dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus melakukan upaya penyisiran di kawasan hutan selatan Bendungan Gerokgak untuk menemukan keberadaan mereka.
Basarnas mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan ketiga warga tersebut agar segera menyampaikannya kepada petugas guna membantu mempercepat proses pencarian.
Sementara itu, perkembangan terbaru operasi pencarian membuahkan hasil. Berdasarkan informasi yang diperoleh melalui koordinasi telepon, ketiga warga yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan dalam kondisi selamat. Mereka diketahui berada di kawasan hutan yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Jembrana.
“Saat ini posisi ketiga orang tersebut berada di kawasan berbatasan hutan Jembrana,” tandasnya. (red).



