
SINGARAJA – VISIBALI.COM – Satpol PP Kabupaten Buleleng mendorong pembentukan tim terpadu penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) melalui Keputusan Bupati. Langkah ini dinilai penting untuk memperjelas kewenangan dan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menangani aduan masyarakat.
Kepala Satpol PP Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, mengatakan selama ini Tim Lagas menangani laporan masyarakat, terutama dari sisi pengamanan ketenteraman dan ketertiban umum. Namun, penanganan ODGJ juga membutuhkan keterlibatan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Puskesmas, rumah sakit, serta aparat wilayah.
“Kami berharap Dinas Kesehatan proaktif membentuk tim ini melalui Keputusan Bupati. Supaya penanganannya terorganisasi dengan baik. Jangan sampai Satpol PP yang tupoksinya pengamanan justru beralih tugas menjadi penanganan teknis kesehatan. Kita juga harus melindungi petugas di lapangan dengan dasar hukum dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas,” tegas Komang Kappa, Kamis (22/10/2026).
Menurutnya, koordinasi masih menjadi kendala, terutama ketika laporan muncul di luar jam kerja atau pada hari libur. Karena itu, tim terpadu diharapkan mampu memastikan setiap aduan ditangani secara cepat dan sesuai kewenangan masing-masing instansi.
Salah satu penanganan terbaru dilakukan di Jalan Ngurah Rai, Kelurahan Seririt, setelah warga melaporkan seorang pria berusia 61 tahun yang disebut kerap mengancam dan melempar anak-anak yang melintas.
Tim gabungan Satpol PP, Kecamatan Seririt, Kelurahan Seririt, Bhabinkamtibmas, Puskesmas Seririt I, dan Dinas Sosial kemudian mendatangi lokasi. Pria berinisial IBPRP itu dibawa ke Puskesmas Seririt I untuk menjalani observasi awal, sebelum dirujuk ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk penanganan lebih lanjut.
Pria tersebut diketahui berasal dari Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, dan selanjutnya didampingi keluarga serta Dinas Sosial.
“Kalau koordinasi lintas instansi ini berjalan baik dan didukung payung hukum yang tegas, tentu setiap aduan masyarakat bisa direspons dan diatasi dengan cepat dan tepat di lapangan,” tandas Komang Kappa. (red)



