Iklim Investasi Buleleng Menguat, Hotel dan Restoran Dominasi Realisasi Triwulan III

SINGARAJA – VISIBALI.COM – Investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan perkembangan positif sepanjang tiga triwulan pertama 2026. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) melonjak pada triwulan II dan bertahan tinggi pada triwulan III. Sementara itu, sektor hotel dan restoran mendominasi realisasi investasi dengan kontribusi mencapai 78,2 persen.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buleleng, Gede Ngurah Dharma Seputra menilai tren tersebut menjadi sinyal positif bagi perekonomian daerah.
Berdasarkan data DPMPTSP Buleleng, pada triwulan I 2026, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) masih lebih tinggi dibandingkan PMDN. Namun, kondisi berubah pada triwulan II ketika PMDN mengalami peningkatan signifikan. Tren tersebut berlanjut pada triwulan III, sedangkan PMA cenderung stabil.
“Ini bukti kepercayaan investor terus meningkat di Buleleng,” kata Dharma Seputra, Senin (26/10/2026).
Dari lima sektor usaha dengan realisasi investasi terbesar pada triwulan III 2026, hotel dan restoran menempati posisi pertama dengan kontribusi 78,2 persen. Sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran berada di urutan berikutnya dengan 14,3 persen.
Sementara itu, sektor listrik, gas, dan air menyumbang 3,1 persen. Transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi berkontribusi 2,3 persen, sedangkan perdagangan dan reparasi mencapai 2,1 persen.
Menurut Dharma Seputra, besarnya kontribusi hotel dan restoran menunjukkan sektor pariwisata masih menjadi daya tarik utama bagi investor di Buleleng. Meski demikian, pengembangan investasi pada sektor lain juga diperlukan agar pertumbuhan ekonomi daerah semakin beragam.
Pemerataan investasi diharapkan mampu membuka peluang usaha, memperluas lapangan kerja, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan demikian, pertumbuhan investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai penanaman modal, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Peningkatan investasi diharapkan tidak hanya terlihat dari besarnya nilai penanaman modal, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” tandas Dharma Seputra.
Melalui semangat “Investasi Tumbuh, Buleleng Maju”, DPMPTSP Buleleng mendorong terciptanya iklim investasi yang semakin baik untuk mendukung pembangunan dan penguatan ekonomi daerah. (red).



